Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Jumat, 04 Mei 2012

Samsung Galaxy Note 2 Quad, Generasi Terbaru Galaxy Note Dengan Layar Dua Kali Lebih Besar Dari iPhone

Samsung kembali membuat kejutan dengan meluncurkan sebuah perangkat yang merupakan gabungan antara Smartphone dan Tablet dan merupakan penerus dari Galaxy Note dengan nama Galaxy Note 2 Quad.
Galaxy Note 2 Quad menggunakan layar 6,7 inci atau lebih besar dua kali dari layar yang ada pada iPhone.
Perangkat ini didayai dengan prosesor quad-core generasi terbaru yang diproduksi sendiri oleh Samsung. Prosesor ini diklaim setara dengan prosesor yang digunakan pada Transformer Prime.
Sayangnya, detail mengenai perangkat tersebut masih dirahasiakan oleh pihak Samsung, termasuk gambar resmi dan tanggal rilisnya. Apakah ini hanya kejutan April Mop???

iPhone+, Konsep iPhone Generasi Terbaru Dengan Pico Projector dan Prosesor quad-core A6

iPhone generasi terbaru atau biasa disebut dengan nama iPhone 5 memang masih menjadi teka-teki sampai saat ini. Disisi lain, banyak sekali fans Apple yang sudah tidak sabar menanti kehadiran iPhone 5. Karena rasa penasaran itulah, bermunculan konsep iPhone 5 yang tidak hanya unik, tapi juga sangat kreatif.
Beberapa konsep tersebut diantaranya menghadirkan iPhone tanpa home button, iPhone dengan display super lebar, iPhone dengan bezel super tipis dan satu lagi yang terbaru adalah iPhone+.
Konsep iPhone+ sendiri dirilis oleh ADR Studio, konsep iPhone+ menggunakan layar Retina Display 4.3 inci, kamera belakang 10MP dan kamera depan 2MP. Yang menarik adalah adanya fitur Pico-Projector untuk memproyeksikan konten dalam iPhone ke permukaan lain seperti dinding untuk presentasi.
iPhone+ sendiri didayai dengan Prosesor quad-core A6. Tapi walau bagaimanapun, iPhone+ hanyalah sebuah konsep. Akankah Apple mempertimbangkan konsep iPhone+ dari ADR? Kita lihat saja nanti.

Gambar Sony ST21i Tapioca Bocor, Ponsel dengan Android ICS dengan Harga Terjangkau

Beberapa gambar yang diyakini sebagai gambar dari Sony ST21i atau yang lebih dikenal dengan nama Sony Tapioca bocor melalui website Techblog.gr.
Ponsel ini adalah salah satu ponsel kelas menengah kebawah dari Sony. Ponsel ini berjalan dengan OS Android 4.0 Ice Cream Sandwich dan telah dibekali dengan prosesor Qualcomm MSM7227 800MHz dan GPU Adreno 200.
Desainnya sendiri mirip dengan Xperia Sola dengan tiga tombol kapasitif dibagian depan dan layar yang terlihat seperti terpisah dari body ponsel.
Untuk masalah spesifikasi, Sony Tapioca akan dibekali dengan layar sentuh 3,2 inci dengan resolusi 320 x 480 piksel, RAM 512MB, baterai 1460mAh, kamera 3MP tanpa flash yang mampu merekam video resolusi VGA (640 x 480) piksel.
Sony Tapioca diperkirakan akan mulai tersedia pada bulan Juli tahun ini dengna harga sekitar 150-200 USD.

Inilah Smartphone Dengan Daya Tahan Baterai Paling Tahan Lama

Salah satu fitur yang paling diandalkan dalam sebuah Smartphone tentu saja adalah daya tahan baterai, karena percuma saja jika sebuah Smartphone dibekali dengan fitur serba canggih, tapi baterainya gampang habis.
Berkat baterai 3300mAh yang besar, Motorola DROID RAZR maxx mampu menghasilkan performa baterai terbaik di antara smartphone dalam tes yang dilakukan oleh GSM Arena. Situs ini mengukur daya tahan baterai dari sejumlah handset di tiga kategori berbeda: WebBrowsing, Video Playback dan Waktu Bicara
Dalam hal waktu bicara, Baterai Motorola Droid Razr Maxx mampu bertahan 20 jam dan 24 menit, melebihi catatan waktu milik Smasung Galaxy Note, yaitu 12 jam dan 14 menit. HTC One Series berada di posisi berikutnya dengan kemampuan One V yang mencapai 10 jam dan One S 9 jam dan 42 menit.
Sedangkan pada pengujian surfing di dunia maya, Motorola Droid Razr Maxx mampu melakukan surfing selama 7 jam dan 23 menit sebelum baterainya habis. HTC Radar berada di urutan kedua bertahan 7 jam dan 17 detik. Apple iPhone 4S berada di tempat ketiga dengan 6 jam dan 56 detik.
Ketika dipakai untuk memutarkan video, Motorola Droid Razr Maxx bisa memutarkan video untuk anda dalam waktu 14 jam dan 17 menit sebelum baterai mati. HTC One S dan Apple iPhone 4S berada di urutan berikutnya dengan ketahanan yang tidak terlampau jauh, yaitu 9 jam dan 28 menit untuk HTC One S.

Samsung Gusto 2, Ponsel Imut yang Serba Minimalis

Saat ini banyak sekali ponsel yang menawarkan fitur canggih dengan segala daya tariknya. Tapi bagi anda yang tidak suka ribet dan suka dengan hal yang simple dan ringkas, mungkin ponsel terbaru dari Samsung ini bisa jadi pilihan.
Dikutip dari Cnet, Samsung telah meluncurkan Samsung Gusto 2, sebuah ponsel simpel yang ditujukan untuk para pengguna handset yang lebih menyukai hal yang simple dan lebih memprioritaskan sisi audio daripada desain dan tampilan.
Samsung Gusto 2 hanya dibekali dengan resolusi sebesar 3.8 x 1.9 x 0.75 inci dengan berat 3.9 ons atau 110.5 gram. Seperti ponsel lipat lainnya, ketika dalam keadaan tertutup, di bagian luarnya akan terlihat satu layar kecil yang berfungsi untuk menampilkan tanggal, waktu, sinyal, indikator baterai, dan pesan atau panggilan yang masuk.
Samsung Gusto 2 telah dibekali dengan fitur standar seperti SMS, MMS, EMS, Email, photo ID, 20 polyphonic ringtone, Calling Group, Speed Dial, calculator, calendar, alarm clock, stop watch, world clock, notepad, phone search dan tambahan dua game, yaitu Tetris dan Uno.
Untuk anda yang senang mengabadikan momen penting, dibagian belakang telah dibenamkan kamera dengan resolusi 1,3MP. Untuk baterainya sendiri, Samsung menggunakan Li-Ion 1000 mAh yang dapat digunakan untuk berbicara selama 7 jam dan 15 hari untuk waktu standby.

Kamis, 03 Mei 2012

Ikea Bikin Kamera 40 Kali "Jepret" dari bahan Kardus


Knappa, kamera mungil dari kardus
Teknologi kamera digital semakin lama semakin berkembang. Tapi, kamera digital ini lebih ramah lingkungan karena hanya dibuat dari kardus.

Adalah perusahaan furnitur dari Swedia, Ikea yang memproduksi kamera digital dari bahan kardus tersebut. Hampir dari keseluruhan bagian kamera memang menggunakan bahan kardus karena untuk mendukung teknologi ramah lingkungan.

Awalnya kamera digital ini merupakan bagian dari kampanye ramah lingkungan yang diadakan di sekitar perusahaan. Selain itu, kamera digital tersebut bertujuan agar pembeli furnitur mau memotret furnitur yang dibelinya, lantas dibagi di website Ikea.

Knappa dirancang oleh desainer Swedia Jesper Kouthoofd. Kamera ini memakai dua baterai AA dan ada koneksi USB yang bisa langsung digunakan untuk mentransfer foto.

Meski berformat digital dan pengguna bisa memotret sepuasnya, tapi Knappa hanya bisa digunakan untuk memotret sebanyak 40 obyek. Lebih dari itu, kamera sudah tidak bisa digunakan dan harus dibuang.

Namun karena kamera digital tersebut hanya memakai bahan ramah lingkungan yaitu kardus, maka untuk mendaur ulangnya pun gampang, sama seperti sampah daur ulang biasa.

Untuk memperolehnya, Ikea akan membagikannya secara gratis di toko-toko furnitur terpilih yang bekerjasama dengan Ikea di seluruh dunia.

Kecenderungan perusahaan untuk memakai teknologi ramah lingkungan ini sebenarnya sudah dilakukan oleh beberapa perusahaan ternama. Salah satunya adalah Asus.

Vendor asal Taiwan ini mengembangkan laptop hijau yang disebut Ecobook dengan penutup laptop dari bambu dan memakai bahan plastik daur ulang di dalamnya. Komponen komputernya dilapisi kardus yang juga tidak dicat ataupun disemprot.

Contoh lain adalah Samsung yang membuat smartphone Samsung Blue Earth. Keseluruhan bahan ponsel tersebut memakai plastik seperti bahan botol plastik. Di bagian belakangnya, ada panel surya untuk pengisian baterai.

Ikea sendiri telah meluncurkan program teknologi ramah lingkungan sejak tahun lalu. Sebelumnya, Ikea telah merilis proyek tenaga surya untuk salah satu tokonya di California. Panel ini diklaim bisa memberikan jumlah energi yang sama untuk 64 rumah dalam setahun.

Rabu, 02 Mei 2012

Foto Jepretan Kamera Bisa Berubah Jadi Kata-kata


Descriptice Camera (ist)
Alih-alih menghasilkan foto, kamera ini malah menghasilkan printout hasil cetakan yang berisi deskripsi dalam bentuk kata-kata.

Seorang pelajar di Universitas New York, Matt Richardson, adalah orang di balik prototype kamera berikut. Kala itu ia memikirkan tentang kemampuan kamera menangkap metadata, informasi yang menempel di image digital.

Metadata bisa memberitahu kamera apa yang digunakan dan kapan ia diambil, namun sayangnya belum bisa menampilkan apa sebenarnya yang ada di dalam sebuah gambar.

Beranjak dari pemikiran tersebut, Richardson kemudian menggodok kamera yang secara otomatis bisa memberikan deskripsi scene yang ada di viewfinder. Namun, bukan foto hasil akhirnya, melainkan sebuah printout.

Bekerja layaknya kamera biasa, hanya saja yang membedakannya ialah apa yang ditangkap oleh viewinder akan dikirimkan ke pekerja di program Mechanical Turk Amazon.

Pekerja itu dibayar USD 1,25 per foto untuk menuliskan deskripsi singkat. Saat sudah disubmit, maka pengguna akan menerima cetakan itu dalam waktu beberapa menit.

Begini contohnya. Saat kamera mengambil foto sebuah gedung di cahaya yang terang benderang, maka pengguna akan menerima cetakan yang bertuliskan 'Ini adalah gambar sebuah gedung yang bobrok. Kelihatannya akan runtuh dan butuh perbaikan'.